Metode Pembelajaran SDN Sumberbendo 4

21 Dec

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Belajar atau pembelajaran adalah merupakan sebuah kegiatan yang wajib di lakukan dan di berikan kepada anak-anak. Karena ia merupakan kunci sukses untuk menggapai masa depan yang cerah, mempersiapkan generasi bangsa dengan wawasan ilmu pengetahuan yang tinggi. Yang pada akhirnya akan berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Melihat peran yang begitu vital, maka menerapkan metode yang efektif dan efisien adalah sebuah keharusan. Dengan harapan proses belajar mengajar akan berjalan menyenakngkan dan tidak membosankan. Saat ini banyak metode pembelajaran yang dapat digunakan oleh para pendidik dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Sehingga, para pendidik dapat menyesuaikan dengan keadaaan peserta didik. Dengan menyesuaikan metode pembelajaran maka dapat memberi hasil yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan. Metode mana yang paling sering digunakan dan juga bagaimana hasil yang diperoleh. Sehingga dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan suatu metode pembelajaran.

1.2 Rumusan Masalah

1.2.1 Metode pembelajaran apakah yang sering digunakan?
1.2.2 Apakah kekurangan dan kelebihan teori pembelajaran tersebut?
1.2.3 Apakah hasilnya sudah sesuai dengan yang diharapkan?

1.3 Tujuan
1.3.1 mengetahui metode yang sering digunakan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
1.3.2 mengetahui kekurangan dan kelebihan dari metode yang digunakan
1.3.3 Mengetahui haril dari metode yang digunakan


BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Teori Yang digunakan
Banyak terdapat metode pembelajaran, diantaranya ceramah/ ekspositori, eksperimen, demonstrasi, pemecahan masalah, diskusi, dan discovery.tetapi teori yang akan digunakan di sini adalah teori ceramah/ ekspositori.

2.1.1 Pengertian Teori Ceramah/ Ekspositori
Metode ceramah atau ekspositori adalah metode pembelajaran yang menggunakan cara memberikan keterangan terlebih dahulu definisi, prinsip dan konsep materi pelajaran. Siswa mengikuti pola yang ditetapkan oleh pendidik secara cermat.
Metode ekspositori merupakan metode pembelajaran yang mengarah kepada tersampaikannya pelajaran kepada peserta didik secara langsung. Siswa tidak perlu mencari dan menemukan sendiri fakta-fakta, konsep dan prinsip karena telah disampaikan secara jelas oleh pendidik.
Pada umumnya banyak pendidik yang menggabungkan antara metode ceramah dengan metode tanya jawab.metode ceramah banyak dipilih karena mudah dilaksanakan dengan persiapan sederhana hemat waktu dan tenaga dapat menjangkau semua siswa dan dapat dilakukan hanya didalam kelas
(Menurut Hasibuan dan Moedjiono dalam Sunar) metode ceramah adalah cara penyampaian bahan pelajara dengan komunikasi lisan. Metode ceramah lebih efektif dan efisien untuk menyampaikan informasi dan pengertian.
Kegiatan guru berbicara pada metode ekspositori hanya dilakukan pada saat-saat tertentu saja, seperti pada awal pembelajaran, menerangkan materi, memberikan contoh soal. Kegiatan siswa tidak hanya mendengarkan, membuat catatan, atau memperhatikan saja, tetapi mengerjakan soal-soal latihan, mungkin dalam kegiatan ini siswa saling bertanya. Mengerjakan soal latihan, saat kegiatan siswa mengerjakan latihan, kegiatan guru memeriksa pekerjaan siswa secara individual dan menjelaskan kembali secara individual. Apabila dipandang masih banyak pekerjaan siswa belum sempurna.
(Menurut Dimyati dan Mudjiono dala Sunar) mengatakan metode ekspositori adalah memindahkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kepada siswa. Peranan guru yang penting adalah 1) menyusun program pembelajaran, 2) memberi informasi yang benar, 3) pemberi fasilitas yang baik, 4) pembimbing siswa dalam perolehan informasi yang benar, dan 5) penilai prolehan informasi. Sedangkan peranan siswa adalah 1) pencari informasi yang benar, 2) pemakai media dan sumber yang benar, 3) menyelesaikan tugas dengan penilaian guru.

2.1.2 Waktu Penggunaan Metode ceramah
 Pendidik akan memberikan informasi
 Kapasitas kelas terlalu besar sehingga menyulitkan jika menggunakan metode lain.

2.1.3 Ciri Metode Ceramah
 Pendidik mengajukan pertanyaan yang membuat siswa berpikir
 Mempersiapkan pertanyaan dan mempertimbangkan dimana pertanyaan harus digunakan
 Tahap mengajar dengan peta konsep

BAB III
ANALISIS MASALAH

3.1 Permasalahan yang terjadi
3.1.1 Sudut Pandang Pendidik
Dengan menggunakan metode ceramah, masih ada peserta didik yang tidak memperhatikan penjelasan yang diberikan oleh pendidik. Selain itu ilmu yang terserap juga tidak 100%, mungkin hanya 50-75% saja. Padahal metode ceramah adalah metode yang paling mudah untuk digunakan dalam mengajar. Dengan menggunakan metode lain seperti diskusi kurang pas untuk peserta didiknya. Untuk mengunakan metode seperti metode demonstrasi, peralatan yang ada masih sangat terbatas. Apalagi di daerah terpencil seperti di SDN Sumber Bendo 4. Bahkan banyak peserta didik yang meninggal buku pelajaran yang merupakan pinjaman dari sekolah di dalam loker bangku. Sehingga peserta didik tidak belajar dirumah, sehingga bila denga menggunakan metode diskusi kurang dapat berjalan dengan baik karena kurangnya persiapan materi pelajaran yang akan di bahas, Dengan peserta didik yang bisa membaca, menulis, dan berhitung saja sudah bagus. Karena kurangnya kesadaran akan pentingnya belajar, dalam artian sekolah.
3.1.2 Sudut Pandang Peserta Didik
Dengan menggunakan metode ceramah peserta didik sudah merasa cukup karena hanya dengan metode tersebut pendidik mengajar. Sehingga peserta didik sudah merasa puas dengan metode yang digunakan. Buku-buku pinjaman dari sekolah tidak dibawa pulang kerumah untuk belajar karena biasanya di rumah buku akan dicoret-coret oleh adik. Dan juga jarak antara rumah dan sekolah yang jauh dan ditempuh dengan jalan kaki, sehingga peserta didik enggan membawa pulang apalagi dengan datangnya musim hujan.

BAB IV
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

4.1 Alternatif Pemecahan Masalah
Menggunakan metode ceramah merupakan metode yang paling efektof dibandingkan dengan metode pembelajaran yang lain. Agar penyampaian materi pelajaran lebih efektif diberikan selingan-selingan agar peserta didik tidak jenuh, seperti guyonan ataupun cerita diluar pelajaran. Atau mungkin dapat menggunakan game diluar kelas agar para peserta didik semangat dalam belajar.
Mengenai buku yang di tinggal di loker bangku, mungkin memang agak sulit karena alasan yang digunakan untuk tidak membawa pulang buku juga tidak bisa disalahkan, para peserta didik mendapat buku hanya berupa pinjaman dari sekolah dan juga LKS,karena di daerah Sumber Bendo sangat jauh dari kota ± 45 km dari pusat kota. Bahkan harus melewati hutan.
Mengenai masalah hanya dengan pesrta didik dapat membaca, menulis dan berhitung sudah sangat bagus karena kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan. Sehingga yang perlu dilakukan adalah mensosialisasikan ke[ada orang tua akan pentingnya pendidikan. Karena biasanya di daerah tersebut setiap musim panen banyak peserta didik yang tidak masuk karena membantu orang tuanya panen di sawah. Karena orang tua beranggapan bahwa yang penting kerja bisa mendapatkan uang banyak, untuk apa sekolah dengan menghabiskan uang banyak. Sehingga perlu mensosialisasikan pentingnya pendidikan kepada orang tua bahwa dengan pendidikan yang lebih tinggi dapat mendapatkkan pekerjaan yang lebih baik.
Karena kurangnya perhatian dari orang tua, saya salut dengan usaha mereka untuk meneruskan sekolah, banyak anak di daerah tersebut harus mencari uang sendiri untuk membeli peralatan sekolah. Bahkan banyak peserta didik yang sekolah tidak mengenakan sepatu tetapi mengenakan sandal,


BAB V
SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan: pendidik menggunakan metode ceramah karena merupakan metode yang paling efektif dari metode lain, meskipun hasil yang didapat kurang maksimal.
Saran:memberikan selingan dalam mengajar, sehingga pelajaran tidak hanya di dalam kelas tetapi juga dapat dilakukan diluar kelas. Bisa juga dengan memberikan selingan berupa game, tapi yang perlu diingat harus dapat membagi waktu sehingga pelajaran tetap dapat tersampaikan kepada peserta didik.  

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: